KERJASAMA DENGAN UNIVERSITI TEKNOLOGI BRUNEI PERKUAT KEPAKARAN DAN INTERNASIONALISASI PRODI ILMU KOMUNIKASI UNIVERSITAS HARKAT NEGERI
By ADMIN S-1 Ilmu Komunikasi
Jumat, 25 September 2026
Tegal-Program Studi S-1 Ilmu Komunikasi Universitas Harkat Negeri terus memperkuat internasionalisasi pendidikan tinggi melalui penandatanganan Implementation Agreement (IA) dengan School of Applied Communications (SACs), Universiti Teknologi Brunei (UTB). Kegiatan yang dilaksanakan secara hybrid pada Senin (27/7/2026) tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring akademik sekaligus membuka ruang pengembangan keilmuan dan kompetensi mahasiswa Ilmu Komunikasi melalui kolaborasi dengan institusi pendidikan tinggi di tingkat internasional.
Penandatanganan IA dilakukan oleh Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Harkat Negeri, Himawan Ardhi Ristanto, didampingi Dekan Fakultas Sosial Humaniora, Dr. Sari Wardani. Sementara itu, School of Applied Communications Universiti Teknologi Brunei diwakili oleh Dr. Mas Ayu Kartika Dewi.
Kerja sama dengan SACs UTB memiliki relevansi dengan pengembangan keilmuan Ilmu Komunikasi, khususnya dalam merespons perubahan lanskap komunikasi akibat perkembangan teknologi digital dan media baru. Kolaborasi ini membuka peluang bagi Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Harkat Negeri untuk memperkuat pembelajaran yang menghubungkan perspektif akademik dengan perkembangan praktik komunikasi kontemporer.
Salah satu bentuk implementasi kerja sama tersebut diwujudkan melalui seminar internasional hybrid bertajuk “Personal Branding in the New Media Era”. Kegiatan menghadirkan Dr. Mas Ayu Kartika Dewi dari Universiti Teknologi Brunei, Intan Nurlaili, Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Tengah, serta Mitariza Migunani, praktisi Marketing Communication Mutiara Cahaya (MC).
Kehadiran narasumber dari lingkungan akademik, regulator, dan industri memberikan perspektif yang saling melengkapi bagi mahasiswa Ilmu Komunikasi. Pembahasan mengenai personal branding dalam konteks media baru tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membangun identitas profesional, tetapi juga memperkenalkan mahasiswa pada dinamika komunikasi digital, perkembangan media, regulasi penyiaran, serta kebutuhan kompetensi komunikasi di dunia industri.
Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Harkat Negeri, Himawan Ardhi Ristanto, mengatakan bahwa kerja sama dengan SACs UTB diarahkan untuk memperkuat kapasitas akademik Program Studi Ilmu Komunikasi melalui kolaborasi yang memiliki relevansi langsung dengan kebutuhan pendidikan komunikasi saat ini.
“Kerja sama ini bukan hanya tentang penandatanganan dokumen, tetapi bagaimana kepakaran yang dimiliki kedua institusi dapat diimplementasikan dalam kegiatan akademik yang memberikan manfaat langsung bagi mahasiswa dan dosen. Kami melihat peluang pengembangan kolaborasi pada bidang pembelajaran komunikasi, media baru, komunikasi digital, penelitian, serta pengembangan kompetensi profesional mahasiswa,” ujarnya.
Menurut Himawan, keterlibatan mitra internasional dengan kepakaran di bidang komunikasi terapan juga dapat memperkaya perspektif pembelajaran di Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Harkat Negeri. Interaksi akademik lintas negara memungkinkan mahasiswa memperoleh pengalaman belajar yang lebih luas serta memahami praktik komunikasi dari perspektif regional dan internasional.
“Ke depan, kami berharap kerja sama ini dapat berkembang menjadi berbagai program konkret, seperti joint teaching, guest lecture, penelitian bersama, pertukaran dosen dan mahasiswa, publikasi ilmiah, hingga pengembangan kurikulum yang lebih responsif terhadap perkembangan komunikasi global,” lanjutnya.
Perwakilan School of Applied Communications Universiti Teknologi Brunei, Dr. Mas Ayu Kartika Dewi, menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama dengan Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Harkat Negeri. Menurutnya, kolaborasi tersebut memberikan peluang untuk memperluas interaksi akademik dan membuka kemungkinan pengembangan berbagai kegiatan bersama di masa mendatang.
“Merupakan suatu pengalaman yang sangat menyenangkan bagi kami. Kami berharap School of Applied Communications (SACs) dapat kembali dilibatkan dalam berbagai bentuk kolaborasi di masa mendatang,” ujarnya.
Kolaborasi antara Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Harkat Negeri dan SACs UTB diharapkan dapat terus berkembang melalui kegiatan akademik yang memanfaatkan kepakaran masing-masing institusi. Penguatan pembelajaran, penelitian, publikasi, pengembangan kompetensi dosen dan mahasiswa, serta pemahaman terhadap perkembangan komunikasi digital menjadi bagian penting dari arah implementasi kerja sama tersebut.
Melalui IA ini, Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Harkat Negeri menegaskan komitmennya untuk membangun pendidikan komunikasi yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan teori, tetapi juga memperkuat keterampilan profesional, wawasan global, dan kemampuan mahasiswa dalam menghadapi perkembangan industri komunikasi dan media.
Kerja sama internasional tersebut sekaligus menjadi bagian dari langkah Universitas Harkat Negeri dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi yang semakin terbuka terhadap kolaborasi global dan mendukung penguatan kualitas lulusan Ilmu Komunikasi agar mampu beradaptasi dengan dinamika komunikasi di tingkat nasional maupun internasional.